Pasrah Tanpa Marc Marquez, Persiapan Honda ‘Seadanya’ untuk MotoGP 2022

Keadaan susah kembali dirasakan Repsol Honda saat si rider unggulan, Marc Marquez, harus kembali menyisih karena cidera. Awalannya disebutkan alami gegar otak karena kecelakaan saat latihan. Marc Marquez menanggung derita pandangan double, alias diplopia, yang sempat dirasakannya pada 2011.

Marc Marquez telah melewati dua balapan paling akhir MotoGP 2021 pas sesudah ia menulis dua kemenangan berturut-turut. Sang Semut dari Cervera pun tidak bakal tampil pada test pramusim. Yang diadakan di Circuit Jerez, Spanyol, pada 18-19 November 2021.

Kehilangan amunisi unggulan

Dalam penyiapan hadapi persaingan musim depan bukan berita baik tentu saja untuk Repsol. Honda alberto Puig berasa teamnya kehilangan peluang untuk kerjakan program pengetesan dengan optimal. Pasti, tidak ada kesempatan [penampilan Marc Marquez] untuk sesion test pramusim ini kali,” kata Alberto Puig.

Marc Marquez Alenta atau yang dekat dikenali bernama Marc Marquez sebagai rider kelas dunia. Rider yang berwarganegara Spanyol ini dilahirkan di Cervera, Lleida, Spanyol 17 Februari 1993. Dia mempunyai seorang adik yang profesinya serupa dengannya Alex Marquez.

Motor untuk Marquez ialah kesenangannya. Ia memperoleh hadiah motor mini saat umurnya masih empat tahun. Mulai sejak itu Marquez kecil mulai menekuni dunia otomotif, terutamanya balap.

Persaingan pertama Marquez sebagai rider MotoGP terjadi, 7 April 2013 di circuit Qatar. Pertama dari 2 bersaudara ini akui suka dapat kiprah di MotoGP. Argumennya tidak saja sebab bisa mencoba kekuatan di tingkat lebih berat tetapi. Dia berpeluang beradu salip dengan pujaannya semenjak kecil, Valentino Rossi.

“Saya simpan beberapa mode motor punya Valentino di kamarku,” kata rider Honda berumur 20 tahun ini. “Mengagumkan ada di sana (Qatar), bertanding menantang pujaan. Ia mendahuluiku dan saya mendahului ia. Pada akhirannya ia yang menang, tetapi kami belajar dari sana.”

Marquez memulai musim pertama MotoGP-nya dengan baik. Itu bisa dibuktikan dari dari 4 titel juara yang dia catatkan di Jerman, Amerika Serikat, Indianapolis dan Ceko. Ia terdaftar kantongi 298 point dan diprediksikan akan raih titel juara musim pertamanya ini. Walau demikian prestasi itu sebagai suatu hal yang tidak tersangka untuknya. Masalahnya Marquez awalannya cuman menarget capai urutan ke-3 pada musim 2013.

Style balapan Marquez yang dikenali agresif bukan hanya membawa juara. Dia jadi perhatian karena kejadian jatuhnya Pedrosa di Circuit Aragon, 29 September 2013. Hasil dari persidangan dengan Race Direction, Marquez dijatuhkan ancaman pengurangan satu point.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *